PEKANBARU (RA) - Persoalan banjir di Kecamatan Binawidya dan Tuah Madani segera bisa teratasi. Air yang datang akibat curah hujan tinggi bakal dialirkan ke danau yang ada di kampus Universitas Riau (Unri).
Hal tersebut disepakati bersama Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho dan Rektor Universitas Riau Prof Dr Hj Sri Indarti dalam pertemuan yang digelar di rektorat, Jumat (2/1/2026).
"Alhamdulillah dan terimakasih kami sampaikan ke Unri, karena bersedia memberikan danau di sekitarnya untuk menjadi embung dan kolam resapan. Dengan begitu, saya yakin banjir khususnya di Kecamatan Binawidya dan Tuah Madani bisa teratasi," kata Agung.
Dalam pertemuan yang juga dihadiri Wakil Wali Kota, Markarius Anwar ini, diketahui ada sekitar 10 danau di Unri yang diproyeksikan.
Danau ini menjadi tempat penampungan air yang bakal dialirkan ke sana dan juga menjadi resapan air dari perumahan atau kawasan rawan banjir. Dan untuk gerak cepatnya, Pemko dan Unri bakal membentuk Tim guna berkoordinasi dengan Pemprov Riau serta BWS.
Hal dilakukan guna mendapatkan dukungan sesuai dengan kewenangannya terutama terkait drainase dan jalan.
"Penyambungan jalur air dari luar hingga masuk ke danau, itu yang kita gesa. Nanti juga sekitar danau akan di revitalisasi agar menjadi kawasan asri. InsyaAllah, tahun ini diharapkan sudah ada pembangunan," terang Datuk Bandar Setia Amanah ini.
Terkait dengan pertemuan tersebut, Rektor Unri Sri Indarti menyatakan dukungan penuhnya. Dia juga menyatakan pihak Unri punya tanggungjawab yang sama untuk berperan dalam mengantisipasi banjir terutama dikawasan sekitar kampus.
"Ini sinergi yang memberikan dampak yang baik, baik untuk edukasi juga untuk masyarakat khususnya Kota Pekanbaru. Semoga apa yang kita rencana bisa terealisasikan," paparnya.