APBD Pekanbaru Masih Gantung, DPRD Diminta Realistis di Tengah Pemangkasan Anggaran

APBD Pekanbaru Masih Gantung, DPRD Diminta Realistis di Tengah Pemangkasan Anggaran
Prof Dr Adolf Bastian Tambusai MPd

PEKANBARU (RA) - Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekanbaru tahun 2026 belum kunjung disahkan. Kondisi ini memancing perhatian sejumlah pihak, karena belum disahkannya hingga pekan pertama Januari 2026.

Salah satu akademisi Riau, Prof Dr Adolf Bastian Tambusai MPd menyayangkan kondisi tersebut. Ia menilai lambatnya pengesahan APBD ini akan berdampak terhadap sejumlah kepentingan masyarakat.

"Kita harus melihat kepentingan masyarakat lebih luas. Kalau APBD ini tidak disahkan, sehingga dipastikan akan mengganggu jalannya pemerintahan di Pekanbaru," kata Adolf, Jumat (2/1/2026).

Ia memahami APBD tahun 2026 belum disahkan, karena belum ada titik temunya antara eksekutif dan legislatif. 

Ketua PGRI Provinsi Riau ini menilai, kondisi ini juga dampak dari pengurangan dana transfer daerah dari pemerintah pusat di tahun 2026 ini. Pekanbaru sendiri mengalami pemotongan anggaran mencapai Rp400 miliar.

Pengurangan fiskal ini terjadi hampir di seluruh kabupaten/kota di Indonesia. Sehingga membuat adanya pergeseran sejumlah pos anggaran di daerah.

"Tentu berdampak, contohnya di anggota DPRD nya Pokir (pokok-pokok pikiran) nya berkurang, reses berkurang," terang Adolf, yang juga merupakan Dekan Sekolah Pascasarjana Unilak ini.

Ia juga berharap, Wali Kota Pekanbaru juga dapat mengevaluasi lagi OPD khususnya dalam penggunaan anggaran ke depan mana yang bisa dilakukan efisiensi lagi.

"Jadi (DRPD) jangan berkaca dengan yang lalu, bahwa Pokir itu bagian dari hak yang mutlak harus ada. Sekarang menyesuaikan lah Pokir itu, berapa sesungguhnya yang bisa dialokasikan maksimal, dengan keterbatasan anggaran," tegasnya.

DPRD yang mewakili rakyat jangan sampai mengenyampingkan kepentingan rakyat. 

"Kalau mewakili rakyat, tentu kepentingan rakyat diatas segala -galanya. Kepentingan pribadi, kelompok, kepentingan partai (kesampingkan) lihat lah rakyat, rakyat sedang susah," paparnya.

Dia berharap APBD Pekanbaru tahun 2026 ini harus segera disahkan. Agar kepentingan dan program yang menyentuh masyarakat tidak terganggu.

Follow WhatsApp Channel RiauAktual untuk update berita terbaru setiap hari
Ikuti RiauAktual di GoogleNews

Berita Lainnya

Index