Pembangunan Fisik Venue PON Riau Capai Rp2,5 Triliun

Pembangunan Fisik Venue PON Riau Capai Rp2,5 Triliun
Gubernur Riau H M Rusli Zainal

RIAU (RA)- Agar tidak terjadinya kesia-siaan dalam pembangunan fisik Pekan Olah Raga Nasional (PON) ke XVIII , Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sedang membantuk badan pengelola.

Hal ini diungkapkan Gubernur Riau H M Rusli Zainal, kepada wartawan saat melakukan pertemuan di Media Centre Puswil Soeman Hs, kemaren.

Menurut Gubri, Riau menjadi tuan rumah PON merupakan suatu kehormatan, untuk itu, sejak 2007 sudah mulai mencicil anggaran untuk pembangunan PON.

''Semenjak kita diberikan kehormatan oleh pemerintah sebagai tuan rumah, kita sudah mulai mencicil persiapan pembangunan penyelenggaraan sedikit demi sedikit. Jadi di luar bantuan APBN mungkin total yang kita siapkan mencapai Rp2,5 triliun,'' serunya.

Dana ini , diakui Gubri untuk pembangunan venue dan perbaikan sarana yang telah ada. Jadi tidak seluruh anggaran digunakan untuk pembangunan fisik yang baru.

''Jadi anggaran ini kita gunakan untuk pembangunan dan perbaikan 54 venue. Misalkan untuk pembangunan arena boling dan biliar habis sekitar Rp50 miliar,'' katanya.

Menurut Gubri, untuk pengelola setelah penyelenggaraan PON, pihaknya sedang membentuk badan pengelola.

''Untuk maintanance, kita sedang membentuk badan pengelola. Sehingga keberadaannya bisa terus digunakan oleh masyarakat,'' imbuhnya.

Selain itu, Gubri mengatakan dari total biaya pembangunan fisik itu ada juga dana sekitar Rp150 miliar dari pihak ketiga, seperti dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Riau. Seperti pembangunan arena wushu dibangun oleh PT Chevron Pacific Indonesia di Rumbai Sport Center menghabiskan dana sekitar Rp65 miliar, rehab arena judo dan karete di GOR Tribuana Pekanbaru oleh PT Rian Andalan Pulp and Paper sekitar Rp5 miliar, dan lapangan tenis oleh PTPN V sekitar Rp20 miliar.(RA2)

Berita Lainnya

index