Jokowi Tegaskan Kecaman Indonesia atas Serangan Mematikan di Rafah

Jokowi Tegaskan Kecaman Indonesia atas Serangan Mematikan di Rafah
Presiden Jokowi . (S.Panjaitan)

Riauaktual.com - Serangan Israel ke Rafah, Palestina, yang menyebabkan puluhan nyawa melayang, mendapat kecaman dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Presiden Joko Widodo mengutuk keras tindakan serangan udara Israel ke Rafah, Gaza Selatan. Pernyataan ini disampaikan oleh Jokowi saat berada di Kota Dumai, Riau.

"Meskipun sudah berkali-kali saya sampaikan, tapi saya ingin mengulang lagi bahwa Indonesia mengecam keras serangan Israel ke Rafah," kata Presiden Jokowi kepada sejumlah wartawan pada Sabtu (1/6) di Pasar Senggol, Kota Dumai.

Jokowi menegaskan bahwa Israel wajib menaati keputusan dari Mahkamah Internasional, termasuk penghentian serangan ke Palestina.

"Israel mestinya memiliki kewajiban untuk menaati mahkamah internasional, termasuk penghentian konvensi serangan Palestina," kata Jokowi.

Serangan Israel yang terjadi pada Kamis (30/5) dini hari waktu setempat itu menewaskan sedikitnya 12 warga Palestina. Selain itu, serangan udara di kamp pengungsi Al-Shati di sebelah barat Kota Gaza juga menewaskan sejumlah warga sipil Palestina.

Menurut laporan pengamat hak asasi manusia, militer Israel melancarkan lebih dari 60 serangan udara di Rafah dalam 48 jam setelah Mahkamah Pidana Internasional memerintahkan penghentian operasi militer di wilayah selatan Jalur Gaza tersebut.

Selama invasi darat Israel di wilayah tersebut, puluhan peluru artileri dan tembakan terus-menerus diarahkan ke warga Palestina di Rafah. Organisasi HAM Euro-Med Monitor, seperti dilaporkan Al Jazeera, menyatakan bahwa tiga belas warga Palestina terbunuh dalam 48 jam setelah keputusan Mahkamah Pidana Internasional, termasuk enam anggota keluarga Qishta.

Israel terus melakukan serangan di Rafah meskipun ada perintah dari Mahkamah Internasional (ICJ) untuk menghentikan serangannya. Militer Israel berdalih mereka berusaha membasmi para milisi Hamas dan menyelamatkan sandera yang ditahan di sana.

Sedikitnya 36.224 orang telah tewas di wilayah Gaza selama lebih dari tujuh bulan perang antara Israel dan Hamas, kata Kementerian Kesehatan di Gaza pada Kamis.

Berita Lainnya

index